Tugas Kelompok
Ringkasan Materi Analisis kebijakan
Publik
Oleh kelompok 6 :
Edi
Aswar E 211 13 306
Hairil Sakthi HR E 211 13 307
Analisis Kebijakan Publik
Sebagai mana diketahui bahwa Analisis digunakan dalam pengetahuan
umum termasuk penggunaan intuisi dan pengungkapan pendapat dan bukan hanya
pengujian kebijakan dengan memilah-milahnya ke dalam sejumlah komponen tetapi
juga perencanaan dan sintesis alternatif. AnalisisKebijakanadalahaktivitasmenciptakanpengetahuandalam
proses pembuatankebijakan. Dalammenciptakanpengetahuantentang proses
pembuatankebijakan. Analisiskebijakanmenelitisebab-sebabdankinerjakebijakandan
program kebijakan.
Analisis Kebijakan adalah suatu proses untuk menghasilkan informasi
dan pengetahuan untuk membantu pembuat kebijakan agar kebijakan ddapat bermutu
dan berkualitas sehingga mempunyai dasar ilmiah melalui penelitian agar
mendapat informasi untuk membuat kebijakan yang baru atau memperbaiki kebijakn
yang telah ada sebelumnya.
Semenjak Administrasi
Negara
mempunyaisikap yang berorientasipadaaplikasi, makastudiini mempunyaiperhatiankhususterhadapkebijakan
publikdemikian pula ketikaperhatianAdministrasi
Negara ditujukanpadaprinsipdan
proses manajemenmakaperhatianterhadapstudikebijakan
publiksangatbergayutan, ketikaperhatiandiktomiadministrasi
dan politik. telahmulaiditinggalkan, makaanalisis
sanagat berpengaruhterhadapperumusankebijakan, oleh
sebab itudisiplin ilmu administrasi
negaramulai mengembangkankepustakaan yang memberikanperhatianterhadap proses kebijakan.Administrasi negara semakinjauhketerlibannyadalammengembangkanstudikebijakan publik usahanyaditingkatkanuntukmembuatkebijakan publiklebihrasionallagi, beberapateknikanalisisdikembangkanmulaidari
“zero base badgeting”sampaikemanajemen information system
danilmukomputer. Menurut Paul Aflaby pembuatan kebijakan publik akan dijumpai
sepanjang perkembanagan ilmu administrasi publik sebagai kegiatan dari
pemerintah dan sebagai suatu proses politik dalam usahanya mendapatkan
konsensus atau suatu perkiraan dari kepentingan masyarakat.Pendekatan tersebut
banyak dilihat dari kepustakaan administrasi negara yang diketahui bagaimana
politik dalam praktek itu adalah sama halnya dengan administrasi negaraterkait
dengan Studi kebijakan publik yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
study administrasi negaraContoh : administrasi
negaradapatdirumuskansebagaikoordinasiberusahaindividudankelompokuntukmelaksanakankebijakan publik.
Dari kutipandefinisitersebutmerupakansuatubuktibahwa kebijakan publikmulaimemegangperanandalamsetiapkajianIlmuadministrasi negara.Demikiankaitankebijakan
publikdenganBirokrasidanadministrasi
negara.
Proses
analisiskebijakanadalahserangkaianaktivitasintelektual yang dilakukan di dalam
proses kegiatan yang padadasarnyabersifatpolitis.
Aktivitaspolitistersebutdijelaskansebagai proses
pembuatankebijakandandivisualisasikansebagaiserangkaiantahap yang
salingbergantung yang diaturmenuruturutanwaktu: penyusunan agenda, formulasikebijakan,
adopsikebijakan, implementasikebijakan, danpenilaiankebijakan. Analis kebijakan dapat
menghasilkan informasi yang relevan dengan kebijakan pada satu, beberapa, atau
seluruh tahap dari proses pembuatan kebijakan, tergantung pada tipe masalah
yang dihadapi klien yang dibantunya.
Adapun tata urutan analisis kebijakan adalah sebagai berikut :

·
Perumusanmasalahdapatmemasokpengetahuan
yang relevandengankebijakan yang mempersoalkanasumsi-asumsi yang
mendasaridefinisimasalahdanmemasuki proses pembuatankebijakanmelaluiPenyusunan
agenda (agenda setting). Perumusanmasalahdapatmembantumenemukanasumsi-asumsi
yang tersembunyi, mendiagnosispenyebab-penyebabnya, memetakantujuan-tujuan yang
memungkinkan, memadukanpandangan-pandangan yang bertentangan, danmerancangpeluang-peluangkebijakan
yang baru.
·
Peramalan adalah metode analisis kebijakan yang
digunakan untuk menghasilkan informasi mengenai akibat akibat yang mungkin akan
muncul dimasa yang akan datang. Permalan dapat menyediakan pengetahuan yang
relevan dengan kebijakan tentang masalah yang akan terjadi di masa mendatang
sebagai akibat dari diambilnya alternatif, termasuk tidak melakukan sesuatu.Ini
diilakukan dalam tahap formulasi kebijakan. Peramalan dapat menguji masa depan
yang plausibel, potensial, dan secara normatif bernilai, mengestimasi akibat
dari kebijakan yang ada atau yang diusulkan, mengenali kendala-kendala yang
mungkin akan terjadi dalam pencapaian tujuan, dan mengestimasi kelayakan
politik (dukungan dan oposisi) dari berbagai pilihan.Para analisdari the
Health Care Finance Administration, misalnya,
akhir-akhirinimenerapkanmetodeperamalan (yakniproyeksistatistik)
untukmengestimasibahwakecualijikapendapatantambahandapatdiupayakan, danauntuk
Medicare (asuransikesehatan) akanhabispadatahun 2005.
Jikatidakadainisiatifkebijakanpelayanankesehatan yang baru, santunandalam
Medicare harusdikurangisampai $ 46 milyardan, akhirnya, program
tersebutharusdipotonglebihdari 50 persen. Sementaraitu, jumlah orang yang
tidakmemilikiasuransikesehatanakanmeningkat.
·
Rekomendasi membuahkan pengetahuan yang relevan
dengan kebijakan tentang manfaat atau biaya dari berbagai alternatif yang
akibatnya di masa mendatang telah diestimasikan melalui peramalan. ini membantu
pengambil kebijakan pada tahap adopsi kebijakan. Rekomendasimembantumengestimasitingkatrisikodanketidakpastian,
mengenalieksternalitasdanakibatganda, menentukankriteriadalampembuatanpilihan,
danmenentukanpertanggungjawabanadministratifbagiimplementasikebijakan.
·
Pemantauan (monitoring)
menyediakanpengetahuan yang relevandengankebijakantentangakibatdarikebijakan
yang diambildengankebijakantentangakibatdarikebijakan yang
diambilimplementasikebijakan.
Banyakbadansecarateraturmemantauhasildandampakkebijakandenganmenggunakanberbagaiindikatorkriminalitas,
danilmudanteknologi. Pemantauan membantu menilai tingkat kepatuhan,
menemukan akibat-akibat yang tidak diinginkan dari kebijakan dan program,
mengidentifikasi hambatan dan rintangan implementasi, dan menemukan letak
pihak-pihak yang bertanggung jawab pada setiap tahap kebijakan
·
Evaluasi tidak hanya inenghasilkan kesimpulan
mengenai seberapa jauh masalah telah terselesaikan; tetapi juga menyumbang pada
klarifikas, dan kritik terhadap nilai-nilai yang mendasari kebijakan membantu
dalam penyesuaian dan perumusan kembali masalah. Evaluasi membuahkan
pengetahuan yang relevan dengan kebijakan tentang ketidaksesuaian antara
kinerja kebijakan yang diharapkan dengan yang benar-benar dihasilkan. Jadiinimembantupengambilankebijakanpadatahappenilaiankebijakanterhadap
proses pembuatankebijakan
Konsumen
paper kebijakan :
·
Policy makers.
·
Atasan.
·
Publik yang berkepentingan dengan isu moneter.
Paper kebijakan ada dikarenakan tidak semua konsumen paper
kebijakan memiliki waktu yang cukup untuk membaca hasil penelitian sosial,
tidak msemua konsumen paper kebijakan memiliki kepedulian terhadap hasil
penelitian.
Telaah staf adalah kajian singkat yang dilakukan staf dalam
birokrasi terhadap isu kebijakan tertentu yang hasilnya sebagai dasar
pertimbangan atasan dalam merespon atau menyelesaikan masalah kebijakan
tersebut. Adapun isi dari telaah staf yaitu : sumber data, objek kajian, dampak
terhadap publik, faktor penyebab, dan rekomendasi.
Macam macam paper kebijakan :
·
Eksekutif summary
·
Naskah akademik
·
Policy brief ( paper berisi ringksan dari
sebuah proses yang menggunakan logika analisis)
Dalam proses analisis kebijakan terdapat 3 pendekatan yang dapat
digunakan dalam proses analisis data yaitu :
·
Empiris ( berdasarkan Sebab akibat dari suatu
kebijakan )
Menggambarkan fakta dengan menganalisis fakta fakta yang ada
berkaitan dengan penerapan kebijakan.
·
Valuatif ( Berdasarkan Bobot atau nilai )
Diterapkan kepada kelompok tertentu dengan menganalisis manfaat
dari penerapan kebijakan tersebut.
·
Normatif ( pengusulan tindakan )
Mengargumentasikan nilai nilai terhadap kebijakan melalui
penilaiaan pribadi
Dalam merumuskan alternatif kebijakan :
·
Alternatif kebijakan hendaknya merujuk pada
idenifikasi masalah ( dasar argumentasai).
·
Harus jelas apa yang akan dilakukan dan
bagaimana cara melakukannya.
Sedangkan hal yang harus diperhatikan adalah :
·
Dasar hukumnya.
·
Kajian ilmiah yang mendukung.
·
Sumber data fakta
·
Teori
·
Solusi
No comments:
Post a Comment